Organisasi Otonom (Ortom)
Mengenal lebih dekat badan dan organisasi otonom yang membina, menggerakkan, serta membimbing berbagai elemen masyarakat.
Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulawesi Barat
AktifBerdirinya Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) tidak lepas dari latar belakang berdirinya Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar sekaligus sebagai konsekuensi dari banyaknya sekolah yang merupakan amal usaha Muhammadiyah untuk membina dan mendidik kader.
Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Barat
AktifPemuda Muhammadiyah adalah salah satu organisasi otonom Muhammadiyah, yang merupakan gerakan Islam, amar makruf nahi mungkar. Pemuda Muhammadiyah didirikan dengan tujuan menghimpun, membina, dan menggerakkan pemuda Islam serta meningkatkan perannya sebagai kader untuk mencapai tujuan Muhammadiyah.
Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Barat
AktifIkatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah gerakan mahasiswa Islam dan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang lahir di Yogyakarta pada 14 Maret 1964 M atau 29 Syawal 1384 H. IMM bertujuan untuk "mengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah", yakni "menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya". Menurut Prof. Soegarda Poerbakawatja (1976), IMM adalah perkumpulan mahasiswa yang bernaung di bawah perkumpulan sosial Muhammadiyah.
Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Sulawesi Barat
AktifAisyiyah adalah sebuah gerakan perempuan Muhammadiyah yang berdiri hampir bersamaan dengan berdirinya Muhammadiyah. Dalam kiprahnya yang lebih dari satu abad di Indonesia, saat ini Aisyiyah telah memiliki 34 Pimpinan Wilayah Aisyiyah (setingkat provinsi), 370 Pimpinan Daerah Aisyiyah (setingkat kabupaten/kota), 2.332 Pimpinan Cabang Aisyiyah (setingkat kecamatan) dan 6.924 Pimpinan Ranting Aisyiyah (setingkat kelurahan).
Pimpinan Wilayah Nasyiatul 'Aisyiyah Sulawesi Barat
AktifNasyiatul Aisyiyah adalah organisasi remaja putri yang merupakan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah. Organisasi ini didirikan di Kota Yogyakarta pada tanggal 28 Zulhijah 1345 Hijriyah atau 16 Mei 1931 Masehi.
Pimpinan Wilayah XXXIII Tapak Suci Sulawesi Barat
AktifTapak Suci Putera Muhammadiyah, atau disingkat Tapak Suci, adalah sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang merupakan anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Tapak Suci termasuk dalam 10 perguruan historis IPSI, yaitu perguruan yang menunjang tumbuh dan berkembangnya IPSI sebagai organisasi. Tapak Suci berasas Islam, bersumber pada Al Qur'an dan As-Sunnah, berjiwa persaudaraan, berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi otonom yang ke-11. Tapak Suci berdiri pada tanggal 10 Rabiul Awal 1383 H, atau bertepatan dengan tanggal 31 Juli 1963 di Kauman, Yogyakarta. Tapak Suci memiliki motto "Dengan Iman dan Akhlak saya menjadi kuat, tanpa Iman dan akhlak saya menjadi lemah". Organisasi Tapak Suci berkiprah sebagai organisasi pencak silat, berinduk kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia, dan dalam bidang dakwah pergerakan Tapak Suci merupakan pencetak kader dari Muhammadiyah.
Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Sulawesi Barat
AktifGerakan Kepanduan Hizbul Wathan, lebih dikenal dengan Hizbul Wathan (disingkat HW) adalah organisasi otonom (ortom) di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan kepanduan untuk anak, remaja dan pemuda (ARP), mulai dari usia 4 tahun sampai dengan 22 tahun (Hasil Muktamar ke-4 tahun 2023 di Malang) HW didirikan pertama kali di Yogyakarta pada 1336 H (1918 M) atas prakarsa KH Ahmad Dahlan, yang merupakan pendiri Muhammadiyah. Prakarsa itu timbul saat dia selesai memberi pengajian di Solo, dan melihat latihan J.P.O. (Javansche Padvinders Organisatie) di alun-alun Mangkunegaran Solo. HW ini kemudian meniadakan kegiatan dan bergabung ke dalam Gerakan Pramuka pada 1961, dan dibangkitkan kembali oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan SK Nomor 92/SK-PP/VI-B/1.b/1999 tanggal 10 Sya'ban 1420 H (18 November 1999 M) dan dipertegas dengan SK Nomor 10/Kep/I.O/B/2003 tanggal 1 Dzulhijjah 1423 H (2 Februari 2003).
Organisasi yang Anda cari tidak ditemukan.