Ketua PWM Sulbar Bersama Ketua PDM Polman Tinjau Lokasi Pembangunan MBS At-Tanwir Mamuju di Pati’di
PWMSULBAR.ID, Mamuju – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat Dr. KH. Wahyn Mawardi, M.Pd. Bersama Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Polewali Mandar H. Abd. Azis Ghozal didampingi oleh Wakil Ketua PWM Sulbar H. Nur Parenteang dan Sekretaris Majelis Pemberdayagunaan Wakaf & Kehartabendaan PWM Sulbar Muh. Yakup S.P melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-Tanwir Mamuju, Rabu (7/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres pembangunan ruang kelas santri, dan sarana pendukung pondok pesantren yang saat ini terus dikebut pembangunannya.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua PWM Sulawesi Barat, Dr. KH. Wahyun Mawardi, M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat dan pengorbanan para Pimpinan dan Pembina MBS At-Tanwir Mamuju yang dengan penuh keikhlasan merintis pembangunan pondok dari nol.
"PWM mengapresiasi semangat dan pengorbanan para Pimpinan dan Pembina MBS atas kesungguhannya merintis dan membangun MBS dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan menghadirkan Pondok Pesantren Modern di kota Mamuju," ungkap KH. Wahyun Mawardi.
Menurutnya, kehadiran MBS At-Tanwir Mamuju adalah ikhtiar besar Muhammadiyah dalam menghadirkan pendidikan Islam modern yang berkemajuan di Sulawesi Barat. Ia berharap MBS ini tidak hanya menjadi kebanggaan Sulbar, tetapi menjadi percontohan nasional.
Pembangunan MBS At-Tanwir Mamuju saat ini terus berjalan dengan semangat gotong royong. PWM Sulbar berkomitmen akan terus mendukung dan mengawal pembangunan ini hingga menjadi pondok pesantren modern yang unggul, berdaya saing, dan menjadi pusat kaderisasi ulama dan cendekiawan muslim di Kawasan Timur Indonesia.
MBS At-Tanwir ini dibangun di atas lahan ±10 hektar pada lokasi strategis yang dalam radius 5 km belum terdapat SMA, sehingga diharapkan dapat memperluas akses pendidikan menengah sekaligus menghadirkan layanan pendidikan berbasis akademik, karakter, dan keagamaan.