Logo PWM Sulbar

Kokohkan Dakwah di Pegunungan, Muhammadiyah Mambi Kukuhkan Dua Ranting Sekaligus Terima Hibah Masjid Nur Hidayah Sendana

MUHAMMADIYAH
0 Dibaca
Kokohkan Dakwah di Pegunungan, Muhammadiyah Mambi Kukuhkan Dua Ranting Sekaligus Terima Hibah Masjid Nur Hidayah Sendana

PWMSULBAR.ID, Mamasa - Semangat dakwah Muhammadiyah di pelosok pegunungan Kondosapata kembali menguat. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mambi pada hari ini, Ahad, 21 September 2026, secara resmi mengukuhkan dua Pimpinan Ranting Muhammadiyah, yakni Ranting Salumaka dan Ranting Pamoseang.

Pengukuhan yang berlangsung khidmat di bangunan Masjid Nur Hidayah Sendana ini dirangkaikan dengan agenda bersejarah, yakni penyerahan hibah Masjid Nur Hidayah Sendana kepada Persyarikatan Muhammadiyah.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mamasa, PCM Mambi, tokoh masyarakat, serta warga Muhammadiyah setempat. Masjid yang bangunannya masih dalam proses pembangunan dengan struktur bata merah dan kayu, sebagaimana terlihat dalam foto, akan menjadi pusat dakwah dan kegiatan keislaman baru di wilayah tersebut.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat, Dr. KH. Wahyun Mawardi, M.Pd. dalam sambutanya mengatakan penyerahan ini menandai secara resmi bahwa pengelolaan Masjid Nur Hidayah kini berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah.

“Dengan diwakafkannya Masjid Nur Nurhidayah, diharapkan masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pembinaan generasi muda, dan pemberdayaan ekonomi umat.” ucap Wahyun.

Dalam kesempatan yang sama ia mengingatkan, "Orang yang bersungguh-sungguh di jalan Allah maka akan mendapatkan kemudahan. Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan istana di surga. Wakaf adalah amal jariyah, bersama ilmu yang bermanfaat dan doa anak sholeh, pahalanya tidak pernah putus." Kata Wahyun.

Pesan PDM Mamasa: Masjid Milik Masyarakat

H. Abdul Samad Ketua PDM Mamasa dalam sambutannya meluruskan bahwa penyerahan masjid ini secara administratif kepada Muhammadiyah bukan berarti masyarakat tidak punya masjid lagi.

Selain itu juga juga, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mamasa menyampaikan bahwa pengukuhan dua ranting baru ini adalah bukti bahwa cahaya Muhammadiyah terus bersinar hingga ke pelosok.

"Alhamdulillah, hari ini kita tidak hanya mengukuhkan Ranting Salumaka dan Ranting Pamoseang, tetapi juga menerima amanah besar berupa hibah Masjid Nur Hidayah Sendana. Ini adalah tanggung jawab untuk kita makmurkan. Masjid ini harus menjadi pusat pencerahan, pendidikan, dan pemberdayaan umat," ujarnya.

"Penyerahan masjid ini secara administratif bukan berarti masyarakat tidak punya masjid. Jamaah di sini tetap berada pada masyarakat ini. Mari kita lanjutkan cita-cita orang tua almarhum pewakaf. Jika tidak dimanfaatkan, putus amalnya, jika dimanfaatkan kembali akan lanjut amalnya," ujarnya.

Sementara itu, pihak pewakif Masjid Nur Hidayah Sendana Ruslan mengungkapkan keikhlasan menyerahkan masjid kepada Muhammadiyah agar pengelolaannya lebih profesional dan manfaatnya lebih luas bagi masyarakat.

Ketua PCM Mambi Abdul Azis, berharap pembangunan masjid terus berlanjut dan dapat digunakan pada bulan Ramadan mendatang.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Agama Kecamatan Mambi, Hendra, menyatakan siap membantu proses penerbitan sertifikat wakaf Masjid Nur Hidayah Muhammadiyah Sendana.

Dengan dikukuhkannya dua ranting ini, diharapkan roda organisasi dan dakwah Muhammadiyah di Kecamatan Mambi semakin masif. Masjid Nur Hidayah Sendana akan menjadi markas dakwah untuk mewujudkan tema "Memakmurkan Masjid, Memajukan Persyarikatan di Bumi Kondosapata Mamasa".

Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen seluruh warga ranting untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan masjid hingga rampung.
 

Bagikan Berita Ini:
Chat WhatsApp