Meriahkan Hari Santri di Wonomulyo, Pimda 133 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Polman Tampilkan Atraksi Memukau
PWMSULBAR.ID, Wonomulyo - Pesilat Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) tampil memukau dan menyedot perhatian ribuan peserta dalam peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (22/10).
Bertempat di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Wonomulyo, 11 pesilat dari PIMDA 133 Tapak Suci Polman dan siswa Sekolah Muhammadiyah menampilkan atraksi seni beladiri, jurus, dan ketangkasan yang disambut meriah oleh para santri, kiai, dan masyarakat yang hadir.
Ketua Panitia Hari Santri Kecamatan Wonomulyo Zainal Abidin, S.Pd., menyampaikan, penampilan Tapak Suci menjadi simbol bahwa santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga kuat secara fisik dan mental untuk membela agama, bangsa dan persyarikatan."Ini bukti bahwa kader Muhammadiyah siap menjadi santri yang tangguh, berakhlak mulia dan cinta tanah air," ujarnya.
Penampilan dibuka dengan ikrar santri, dilanjutkan dengan demonstrasi jurus tunggal, dan jurus beregu yang menunjukkan kekompakan dan disiplin tinggi para pesilat.
Akiong Ketua Pimda 133 TSPM Polman yang juga pelatih Tapak Suci, menyampaikan bahwa keikutsertaan ini adalah bagian dari syiar dakwah Muhammadiyah melalui jalur seni dan olahraga.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Tapak Suci adalah budaya Islami yang melahirkan generasi yang beriman dan berilmu," ungkapnya.
Acara Upacara peringatan Hari Santri di Wonomulyo tahun ini berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas" dan di Pimpin oleh Budianty Bestari Camat Wonomulyo, dan dihadiri KUA, Pimpinan Pondok Pesantren, Tokoh Agama, serta ratusan santri dari pondok pesantren dan madrasah se-Kecamatan Wonomulyo.