Observasi UMKM di Galung Tuluk, KKN ITBM Polman Temukan Peluang Penguatan Digitalisasi Usaha
PWMSULBAR.ID, Balanipa – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) melaksanakan observasi terhadap sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, sebagai upaya memetakan potensi dan tingkat digitalisasi pelaku usaha lokal.
Observasi difokuskan pada dua aspek penting, yakni pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan ketersediaan metode pembayaran digital melalui QRIS.Dari hasil pengamatan di lapangan, tim KKN menemukan tiga UMKM yang menjadi objek observasi, yaitu Kedai Inaya milik Nur Anna, Warung Al-Ikhlas milik Saharia, dan usaha Bolu Paranggi milik Nur Hidayah.
Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi langsung lokasi usaha masing-masing pelaku UMKM, melakukan pengamatan, serta berdialog dengan pemilik usaha terkait aktivitas penjualan, strategi promosi, dan penggunaan transaksi digital.
"Observasi ini kami lakukan untuk mengetahui sejauh mana pelaku UMKM telah memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan produk dan mempermudah transaksi dengan konsumen. Hasilnya akan menjadi dasar untuk memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing usaha," ujar Baharuddin mahasiswa KKN Posko Galung Tuluk.
Data yang diperoleh dari observasi tersebut kemudian akan menjadi bahan untuk merancang program pendampingan lanjutan, seperti pengenalan UMKM melalui media sosial dan penguatan akses digital, termasuk pendaftaran QRIS dan Google Maps.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM bukan sekadar tentang penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi dapat membantu usaha lokal agar lebih dikenal, mudah diakses, dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.
Melalui pendampingan KKN, potensi UMKM Desa Galung Tuluk diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat desa.
Laporan: Uding
KKN ITBM Polman Posko Galung Tuluk