Pengajian PCM Wonomulyo, Dr. KH. Wahyun Mawardi Usung Cabang & Ranting Unggulan di Wonomulyo
MUHAMMADIYAH
0 Dibaca
PWMSULBAR.ID - Polewali Mandar - Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonomulyo menggelar pengajian Ba'da Shubuh di Masjid Al-Ikhwan PRM Cerbon (17/8/2026).
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat Dr. KH. Wahyun Mawardi, S.Ag.,M.Pd. hadir sebagai narasumber pengajian membahas tantang penguatan organisasi Muhammadiyah, pengembangan pendidikan, dukungan terhadap kader dalam penyelesaian pendidikan atau beasiswa kader.
Wahyun Mawardi menyampaikan dalam ceramahnya jika Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonomulyo memiliki kekuatan organisasi yang menjadi modal menjadi cabang Muhammadiyah percontohan di Sulawesi Barat.
"Muhammadiyah Wonomulyo memiliki modal organisasi yang cukup kuat. Di wilayah ini telah tumbuh berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi Muhmmadiyah".
Menurutnya kekuatan Cabang Wonomulyo dilihat dari masing-masing ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah memiliki Amal Usaha baik di bidang pendidikan, sosial dan religi sebagai pusat dakwah dan pusat pembinaan jamaah dan pengembangan kader dimana seluruh ranting Muhammadiyah memiliki masjid atau musholah.
"Hampir setiap ranting memiliki masjid yang dapat menjadi pusat pembinaan umat sekaligus pusat aktivitas persyarikatan. Keberadaan AUM masjid ini terus gerakkan agar tidak berhenti sebagai capaian kelembagaan, tetapi mampu melahirkan gerakan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat".
Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah di Cabang Wonomuluyo sebagai kekuatan strategis gerakan Muhammadiyah di Sulawesi Barat jika dikelola dan dikembangkan dengan serius dapat menjadi model pengembangan dan percontohan gerakan Muhammadiyah di Sulbar bagi daerah lain.
Ketua PWM Sulbar mendorong Cabang Muhammadiyah dapat menjadi Cabang Unggulan di Sulbar, dan memperkenalkan Muhammadiyah Wonomulyo di forum LPCR-PM Awards atau ajang penghargaan bagi Cabang, Ranting unggulan yang di laksanakan oleh Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid Muhammadiyah PP Muhammadiyah.
Pendidikan Anak dan Pesantren
Wahyun Mawardi dalam kesempatan ini juga mengajak kepada jamaah pengajian untuk menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan agama atau pesantren.
Menurutnya orang tua dan jamaah memiliki peran dalam mengarahkan anak dan juga kader untuk menempuh pendidikan di pesantren.
"Kalau ada anak kita masuk pesantren agar didukung baik secara materil dan moral, baik melalui beasiswa dan juga infak untuk meringankan beban bersama". Tutur Wahyun
Pesan ini mengandung penekanan bahwa dukungan terhadap pendidikan anak tidak hanya berbentuk dorongan moral, tetapi juga kesediaan berkorban secara materi.
Dalam perspektif gerakan Muhammadiyah, pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun generasi. Karena itu, biaya pendidikan hendaknya tidak semata-mata dipandang sebagai beban, tetapi juga dapat dimaknai sebagai bagian dari infak dan investasi kebaikan untuk masa depan anak, keluarga, umat, dan persyarikatan.
Sikap tersebut sekaligus mengajak jamaah untuk membangun kesadaran bahwa keberlangsungan lembaga pendidikan membutuhkan partisipasi bersama.
Ketika masyarakat mampu dan bersedia berinfak, lembaga pendidikan akan memiliki ruang yang lebih besar untuk berkembang dan memberikan pelayanan kepada generasi berikutnya.
Pengajian yang digelar oleh PCM Wonomulyo dihadiri oleh pimpinan persyarikatan Muhammadiyah Se Sulawesi Barat ini menjadi momentum kebersamaan dan menyambut peringatan hari kemerdekaan RI ke 81 dan refleksi untuk memajukan persyarikatan secara bersama.
Pengembangan AUM dan kaderisasi Muhammadiyah adalah 2 hal menjadi perhatian Muhammadiyah untuk menyiapkan generasi ummah serta dakwah Muhammadiyah.
Bagikan Berita Ini: