Resmi Dilepas 115 Mahasiswa KKN ITBM Polman Siap Koneksikan Desa dan Inovasi UMKM
PWMSULBAR.ID – Polewali Mandar - Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan IV Tahun Akademik 2025/2026
Acara pelepasan digelar di kampus ITBM Polman. Rabu, 16 September 2026 dengan mengusung tema “Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi”.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kegiatan akademik untuk menggugurkan SKS, melainkan wujud nyata Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang meliputi Pendidikan, Penelitian, Pengabdian, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan.
Rektor menyoroti dua masalah besar yang masih dihadapi desa saat ini.
Pertama, desa belum terkoneksi secara digital. Produk desa bagus namun tidak terkoneksi dengan pasar, potensi wisata ada namun tidak terkoneksi dengan informasi.
Kedua, UMKM belum berinovasi, masih menjual apa adanya dengan kemasan dan pemasaran seadanya sehingga nilai jual rendah.
Untuk menjawab dua persoalan tersebut, Rektor memberikan tiga pesan utama kepada mahasiswa:
1. Koneksikan Desa: Bantu desa membuat profil desa digital, aktifkan website dan media sosial desa, serta bantu UMKM membuat akun marketplace seperti Shopee, TikTok Shop, dan Google Maps. Ajari warga membuat konten dan berjualan online.
2. Inovasikan UMKM: Jangan biarkan UMKM menjual bahan mentah. Lakukan inovasi produk, seperti pisang menjadi keripik pisang premium, gula aren menjadi kopi gula aren kekinian, dan ikan menjadi abon ikan dengan branding bagus. Bantu dari segi logo, kemasan, foto produk, hingga perhitungan HPP.
3. Jaga Nama Baik Almamater: Mahasiswa adalah duta kampus dan duta Muhammadiyah. Tunjukkan akhlak mahasiswa Muhammadiyah, hormati adat desa, tokoh masyarakat, dan makmurkan masjid.
“Saya tidak ingin laporan KKN kalian hanya formalitas 100 halaman. Saya ingin setelah KKN, ada UMKM yang omsetnya naik 2x lipat karena kalian. Ada desa yang websitenya aktif karena kalian. Itulah KKN yang sesungguhnya,” tegas Rektor.
Sementara itu Ketua Panitia KKN Tematik 2026, Asrandi, S.M., M.M., dalam laporan menyampaikan bahwa sebanyak 115 mahasiswa akan ditempatkan di 10 desa/kelurahan dengan berbagai program pengabdian yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat.