Muhammadiyah Sulbar Berduka, Ketua PDM Polman H. Abd. Azis Ghozal Tutup Usia
PWMSULBAR.ID, MAKASSAR – Kabar duka menyelimuti Persyarikatan Muhammadiyah Sulawesi Barat. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Polewali Mandar yang juga Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat, H. Abd. Azis Ghozal, wafat pada Ahad, 18 Oktober 2026 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Muhammadiyah. Ucapan belasungkawa dan doa mengalir dari berbagai kalangan, baik dari lingkungan persyarikatan maupun masyarakat Sulawesi Barat.
Riwayat Hidup dan Keluarga
H. Abd. Azis Ghozal lahir pada 31 Desember 1964 di Wajo, dari pasangan Kappala dan Maida. Ia merupakan anak ketujuh dari 11 bersaudara. Keluarga besarnya kemudian hijrah ke Polmas dan menetap di Pelitakan. Di Pelitakan, Azis kecil menempuh pendidikan formalnya di SD 024 Pelitakan, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Wonomulyo dan lulus pada tahun 1981.
Pada 4 Oktober 1992, ia menikah dengan Hj. Elly, S.E., putri semata wayang Hj. Nurjannah, sesepuh ‘Aisyiyah yang dikenal banyak menginfakkan dan menghibahkan hartanya untuk pembangunan lembaga pendidikan dan dakwah Muhammadiyah.
Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang putra semata wayang, Ahmad Junaedi Azis, yang saat ini mengemban amanah sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat periode 2024-2029, setelah sebelumnya menjadi Anggota DPRD Polman periode 2019-2024.
Jejak Pengabdian di Muhammadiyah
Almarhum memiliki riwayat panjang dalam pengabdian di Persyarikatan. Kiprahnya dimulai sebagai pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Polman-Mamasa periode 1996-1999 dan 1999-2002.
Selanjutnya ia dipercaya sebagai Bendahara Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonomulyo periode 2005-2010 dan 2010-2015.
Pada periode 2015-2020, ia ditetapkan sebagai Ketua PDM Polewali Mandar. Masa kepemimpinannya diperpanjang hingga 2022 karena pandemi Covid-19. Pada Musyawarah Daerah ke-10, ia kembali terpilih untuk memimpin PDM Polman periode 2022-2027.
Di tingkat wilayah, namanya tercatat sebagai Sekretaris Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM Sulbar periode 2010-2015, Ketua Majelis Wakaf periode 2015-2020, dan pada tahun 2017 digantikan oleh Nursahdi Saleh agar fokus sebagai Ketua PDM Polman. Pada Musyawarah Wilayah ke-3 Muhammadiyah Sulawesi Barat di Pasangkayu tahun 2022, ia terpilih sebagai anggota formatur dan diamanahkan sebagai Wakil Ketua PWM Sulawesi Barat.
Warisan Penting: ITBM Polman
Di bawah kepemimpinannya, Muhammadiyah Polman menorehkan sejarah penting dengan berdirinya Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polman. Perguruan tinggi ini diharapkan menjadi kawah candradimuka pencetak generasi bangsa yang unggul dalam ekonomi dan ilmu agama. Almarhum sendiri tercatat sebagai Anggota Badan Pembina Harian (BPH) ITBM Polman periode 2019-2023.
Dedikasinya di bidang dakwah juga terlihat dari amanahnya sebagai Ketua Panitia Pembangunan Masjid Ta’mir Muhammadiyah Wonomulyo (1998-2005) dan Imam Masjid Nurul Yaqin Ranting Sidorejo sejak 2012 hingga akhir hayatnya.
Aktif di Organisasi Masyarakat
Selain di Muhammadiyah, almarhum yang dikenal sebagai pengusaha sukses di Wonomulyo dan sosok yang santun serta humoris ini juga aktif di organisasi kemasyarakatan. Ia pernah menjadi Anggota BPC HIPMI Kabupaten Polman-Mamasa (1991-2002) dan Dewan Pembina BPC HIPMI Polman, pengurus KADIN Polman, Pengurus MUI Kabupaten Polman Bidang Dakwah, serta Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Polman. Ia juga pernah memimpin KSU Sinar Mentari pada tahun 1999-2005.
Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah, perjuangan, dan pengabdiannya untuk persyarikatan serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.