Logo PWM Sulbar

PD Aisyiyah Polman Gelar Pengajian Bulanan, Sekretaris PWM Sulbar Tekankan Pentingnya SATUMU dan Aplikasi MASA

MUHAMMADIYAH
0 Dibaca
PD Aisyiyah Polman Gelar Pengajian Bulanan, Sekretaris PWM Sulbar Tekankan Pentingnya SATUMU dan Aplikasi MASA

PWMSULBAR.ID, Wonomulyo - Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Polewali Mandar menggelar pengajian bulanan di Mushalla SMK Muhammadiyah Wonomulyo, Sabtu (10/10/2026) ba'da Ashar hingga menjelang Magrib. Pengajian menghadirkan Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat, H. Ismail Ibrahim, M.Pd.I.*

Pada kesempatan tersebut, H. Ismail Ibrahim membawakan materi bertema SATUMU (Satu Data Muhammadiyah) - Menata Data, Menguatkan Amanah, Memajukan Dakwah sekaligus sosialisasi pengenalan Aplikasi MASA.

Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa pengelolaan data adalah bagian dari amanah yang wajib dijaga. Ia mengutip QS. An-Nisa ayat 58 tentang perintah menyampaikan amanah kepada yang berhak, serta hadits“Kullukum raa'in wa kullukum mas'uulun 'an ra'iyyatihi”(Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban).

"Data adalah amanah. Data anggota, data guru, data murid, dan laporan kegiatan harus dicatat dengan benar. Keikhlasan harus disertai dengan ketertiban dan tanggung jawab," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya prinsip _tabayyun_ atau memeriksa kebenaran informasi sebagaimana perintah dalam QS. Al-Hujurat ayat 6. Dalam konteks 'Aisyiyah, tabayyun diwujudkan dengan memastikan data anggota sesuai fakta, laporan kegiatan lengkap, dan tidak ada data ganda.

Lebih lanjut, ia menjelaskan SatuMu merupakan upaya mewujudkan pengelolaan data yang tertib, akurat, terintegrasi, dan terus diperbarui. Data yang baik akan membantu PDA, PCA, PRA, hingga Guru TK 'Aisyiyah dalam mengambil keputusan dakwah yang tepat sasaran.

"Jika sebuah PRA mengetahui banyak ibu muda membutuhkan pengetahuan pengasuhan anak, maka dengan data itu bisa dibuat kajian keluarga. Jika data menunjukkan kader butuh pembinaan, maka PDA dan PCA bisa merencanakan pelatihan. Data bukan tujuan akhir, data adalah alat untuk meningkatkan pelayanan," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pendataan juga merupakan bagian dari amal saleh. Sekretaris yang membuat laporan dengan teliti, pengurus yang memperbarui data anggota, dan guru yang mencatat perkembangan murid juga sedang menjalankan ibadah.

Terkait peran berjenjang, ia merinci:

1. PDA mengoordinasikan pendataan dan memberi arahan di tingkat daerah.

2. PCA mendampingi PRA dan memeriksa kelengkapan laporan.

3. PRA memastikan data anggota, kader, dan kegiatan di ranting sesuai kenyataan lapangan.

4. Guru TK 'Aisyiyah Bustanul Athfal mengelola data sekolah dan peserta didik secara tertib serta menjaga kerahasiaan data pribadi anak.

Untuk menjawab tantangan kesenjangan kemampuan teknologi di kalangan pengurus, ia mengajak semangat tolong-menolong dalam kebaikan sesuai QS. Al-Maidah ayat 2. Pengurus yang mahir membantu yang belum mahir, saling mendampingi bukan saling menyalahkan.

Di sesi akhir, ia memperkenalkan Aplikasi MASA sebagai instrumen pendukung SatuMu untuk memudahkan pendataan yang aman, tertib, dan bermanfaat.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk memulai langkah sederhana: jujur dalam pendataan, tertib memperbarui data, saling membantu, menjaga kerahasiaan, dan memanfaatkan data untuk dakwah.

"Data adalah amanah, ketertiban adalah tanggung jawab, kebersamaan adalah kekuatan, dan pemanfaatan data adalah jalan untuk memajukan dakwah," pungkasnya.

Pengajian berlangsung khidmat dan diikuti oleh pengurus PDA, PCA, PRA se-Polewali Mandar, serta para guru TK 'Aisyiyah Bustanul Athfal.

Bagikan Berita Ini:
Chat WhatsApp